5 Cara Mengoptimalkan Karakter Anak Bagian 2

  1. Memasukkan kata-kata positif saat anak sedang tidur. Pada saat tidur, ambang kesadaran seseorang menurun sehingga cenderung tidak melawan atau defence saat dimasukkan kata-kata. Dalam perspektif psikoanalisa, perilaku manusia merupakan dorongan dari alam bawah sadarnya, sehingga diharapkan individu tersebut akan berperilaku sesuai dengan kata-kata yang dibisikkan saat tidur.
  2. Mencintai tanpa syarat (unconditional positive regard). “Kamu anak Mama kalau kamu….” atau “Anak Papa itu anak yang….” adalah salah satu contoh bentuk cinta bersyarat yang kadang tanpa sadar terucap oleh orangtua. Sebaiknya orangtua menyadari bahwa kalimat itu dapat menimbulkan perasaan tertekan, seperti merasa cemas dan mudah menimbulkan stres pada anak. Anak akan merasa ditolak oleh orangtua jika tidak sesuai dengan harapan pada kalimat tersebut.

Misalnya, kalimat yang diucapkan adalah “anak Papa itu adalah anak yang juara”, maka anak merasa tidak dicintai, tidak diterima oleh papanya saat dirinya gagal padahal di saat sulit seperti ini anak mengharapkan dukungan dari orangtuanya. Jika merasa tidak mendapat dukungan dari orangtua, maka menjadi wajar bila anak mencari pelarian di luar bahkan pelarian negatif.

Contoh lain, orangtua mana yang tidak bahagia jika anaknya patuh pada apa yang dikatakan orangtuanya? Tak heran, kadang terucap pula kalimat, “Kamu anak Mama kalau menurut sama Mama.” Namun, dengan bertambahnya usia, pengalaman, dan kemampuan berpikir, apakah anak tidak akan memiliki kemampuan untuk menentukan sikap dan pendapatnya sendiri dimana mungkin sikap tersebut tidak sesuai dengan kehendak Mama?

Takut tidak mendapat cinta dari orangtua, maka ada kemungkinan anak akan memendam pendapatnya sehingga hal tersebut menimbulkan konfl ik internal dalam diri anak. Padahal, konfl ik internal yang tak terselesaikan dan berlangsung terus-menerus dapat menimbulkan disstres dan rentan mengalami gangguan psikologis. Kemungkinan lain, anak akan memanipulasi perilakunya, artinya akan berperilaku sesuai harapan orangtua jika diawasi oleh orangtua, bukan dari kesadaran pribadinya.

Oleh sebab itu, sebagai orangtua, kita harusnya mencintai anak tanpa syarat tertentu supaya anak merasa nyaman saat berinteraksi dengan kita. Saat anak merasa nyaman dengan kita, akan lebih mudah untuk mengembangkan karakter positif pada anak, sekaligus menginternalisasikan karakter tersebut. Dengan begitu, kontrol atas perilaku tersebut bukan lagi dari orangtua, namun dari dalam diri anak sendiri.

5 Cara Mengoptimalkan Karakter Anak

Yang perlu diingat, kelima cara di bawah ini tidak dapat berdiri sendiri. Selain itu, pembentukan karakter tidak dapat dilakukan secara instan, tapi memerlukan proses. Jadi, cara-cara di bawah ini harus dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan.

  1. Mendongeng Selain meningkatkan kemampuan imajinasi anak, mendongeng juga merupakan sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif. Cerita dalam dongeng tidak harus panjang, dapat dilakukan kapan saja, dan tidak harus sebelum tidur. Penggunaan binatang sebagai tokoh dalam dongeng dapat memberi rasa nyaman, karena anak tidak merasa digurui dan dipojokkan, bahkan saat dongeng itu digunakan untuk memberi koreksi atau masukan pada perilaku anak yang kurang baik. Di akhir cerita, orangtua sebaiknya memberi apresiasi pada tokoh-tokoh yang memiliki karakter positif dalam dongeng dan membimbing anak untuk menemukan nilai positif dari cerita tersebut. Kegiatan ini juga dapat membangun kebiasaan anak untuk mencari makna positif dari pengalaman hidupnya.
  2. Memberi contoh Pada dasarnya anak butuh contoh konkret, bukan sekadar katakata, maka orangtua juga harus memiliki karakter tersebut. Bagaimana mungkin anak akan memiliki karakter menghormati orang lain sementara orangtuanya sering melontarkan kata-kata negatif kepada pasangannya? Bagaimana mungkin anak akan mampu menghormati hak orang lain sementara orangtua hobinya menyerobot antrean? Menjadi orangtua, artinya juga siap untuk belajar, termasuk membangun karakter positif menjadi kebiasaan. Kuncinya adalah konsistensi ucapan dan tindakan orangtua.
  3. Memberi reward Reward tidak selalu berupa hadiah barang, reward dapat berupa pujian, belaian, mengajak anak “tos” atau acungan jempol. Sebab, reward merupakan penguat positif agar anak membentuk perilaku yang diharapkan dan mau mengulang perilaku tersebut. Memberikan reward akan jauh lebih efektif dibanding memberikan hukuman. Pasalnya, dengan hukuman, anak belum tentu memamahami perilaku apa yang sebenarnya diharapkan darinya.

Seperti pada kasus menghukum anak karena berbohong, tidak akan menimbulkan kesadaran anak tentang pentingnya berperilaku jujur dan tidak akan mengajari anak bagaimana berperilaku jujur itu sendiri. Hukuman juga menimbulkan perasaan negatif pada anak, sementara pada proses belajar, perasaan positif lebih mampu meningkatkan kesiapan belajar anak sehingga proses belajar akan menjadi efektif. Kuncinya adalah konsistensi pemberian reward pada perilaku yang akan dibentuk. Misalnya, saat anak mampu menyampaikan pendapat pada guru atau temannya, kita memberi pujian.

Simak juga informasi lengkap seputar tempat kursus IELTS terbaik di Jakarta.

Rekomendasi Bengket Cat Mobil Terbaik

Dear OTOMOTIF. Saya mempunyai Nissan March warna grey tahun 2011. Cat sudah agak kusam dan sudah ada baret di sekeliling mobil serta beberapa bagian bekas keserempet motor dan agak dalam. Yang mau saya tanyakan:

1.Di manakah bengkel cat yang bagus pengerjaannya dan dapat dipercaya di daerah Tangerang, Tangsel dan Jaksel? Saya ingin catnya terlihat wet look seperti mobil mewah/kontes.

2.Kalau ingin wet look apa lebih baik membeli bahan-bahan untuk pengecatan sendiri dan saya hanya bayar biaya pengerjaan atau dipercayakan memakai bahan dari bengkel? Kalau beli bahan sendiri apa saja yang harus saya beli dan di mana saya membelinya?

3.Saya memakai pelek racing 18 inci dan per custom. Saya ingin menggunakan pelek 16 inci, kira-kira pelek apa ya yang pas agar lebih keliatan racing? Dan profl ban yang baik berapa?

4.Saya ingin menggunakan lowering kit merek apa yang bagus dan nyaman? Di mana saya harus membeli dan berapa kisaran harganya?

Raja Sahala BSD, Tangerang

Dear mas Raja, salam kenal mas. Coba saya langsung jawab ya:

1.Ada beberapa bengkel sih mas, tapi ini sebagian untuk dijadikan pilihan. Coba kontak bengkel Masomenos Bodywork di Jl H. Nawi No.15AB, Jaksel melalui nomor telepon 0818- 770045/0878-76575763 atau di New Face di Jl. Karang Tengah No.11B, Lebak Bulus, Jaksel melalui nomor telepon 021-7396744. Kalau boleh usul, coba mas Raja sambangi salon mobil untuk proses detailing dulu deh. Tujuannya saat kondisi bodi benar-benar bersih, akan ketahuan apakah memang bodi butuh pengecatan ulang. Soalnya, masih ada beberapa kondisi baret yang bisa hilang setelah dilakukan detailing. Pun begitu dengan kondisi catnya. Siapa tahu, tak perlu cat ulang seluruh bodi tapi hanya sebagian saja. Lumayan kan kalau bisa irit dananya.

2.Sebaiknya langsung diserahkan saja ke bengkelnya saja mas. Soalnya, masing-masing bengkel pasti sudah punya racikan tersendiri. Yang penting saat mengobrol di awal, yakinkan apa yang diinginkan mas Wahyu akan terpenuhi nanti di hasil jadinya. Tentu hasilnya bisa berbeda-beda tergantung range harganya mas. Sesuaikan bujet saja.

3.Pilihannya juga banyak nih mas. Spesifkasi pelek March yang memiliki PCD 100 mudah dicari kok persamaannya. Tapi prinsipnya kalau mau tampil sporty, cari pelek model palang. Bisa palang 5 atau 6 dan jangan pakai pelek dengan warna krom. Warna gun metal, putih atau hitam akan lebih mencirikan aura racing. Pun begitu, saat mencari pastikan o?set-nya di angka +45 dengan ukuran ban maksimal 195/55R16 agar ban tidak mentok fender.

4.Lowering kit yang banyak beredar ada Tein dan Eibach mas. Kalau rajin mencari, banyak yang menjual di forum jual beli online. Harganya di kisaran Rp 650 ribu sampai Rp 1 jutaan. Oh iya, menurut saya tak perlu beli baru sih mas, yang penting pastikan kalau lowering kit yang dibeli bukan bekas dipotong agar handling-nya tidak berubah terlalu banyak. Coba saja kontak bengkel Jaya Abadi Motor di Pasar Mobil Kemayoran Blok E No.33-35 atau melalui telepon 021-65865985, ada juga Hayati Motor di Mega Glodok Kemayoran lantai 6, Blok B2 No.21 atau telepon di 0852-19138111

Tips Memanfaatkan Rumah mungil Agar Efisien dan Nyaman di Tinggali

Tips Memanfaatkan Rumah mungil Agar Efisien dan Nyaman di Tinggali – Memenuhi kebutuhan di lahan terbatas, sangat mungki, asalkan rumah didesain dengan sangat efsien, seperti rumah ini.

S ekilas pandang saja, rumah yang terletak di kawasan Bojong Koneng itu berhasil mencuri perhatian. Betapa tidak? Tampilan fasad rumah ini didominasi oleh kaca yang dibingkai besi baja. Belum lagi pagar rumah yang hanya menggunakan wire mesh dengan balutan besi berwarna merah menyala di sekelilingnya. Rumah tersebut tampak begitu kecil di antara rumahrumah di sekelilingnya. Tak urung ini memunculkan rasa penasaran, seperti apa ruang yang ada di dalamnya? Menurut Dendy Darman, sosok yang mendesain rumah tersebut, idenya memang berangkat dari memanfaatkan lahan terbatas untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecil. Karena itu, rumah ini dibuat sekompak dan seefektif mungkin. Bagian-bagian rumah dibuat sangat fungsional untuk memenuhi kebutuhan penghuninya. Rumah kecil bukan berarti rumah yang dibuat seadanya. Seolah ingin mendobrak stigma orang-orang bahwa rumah kecil berarti sederhana, semua sudut pada kediaman milk Sisilia ini diolah dengan maksimal. Satu hal yang menarik perhatian adalah material baja sebagai rangka rumah yang diekspos. Tampilan baja membuat dinding seolah-olah memiliki celah ke dalam, membentuk susunan garis dekoratif pada ruangan.

Baja dipilih karena material tersebut dianggap cocok dengan konsep rumah yang unfnished. Menurut Dendy, konsep rumah ini memang sepenuhnya dari pihak Unkl, sedangkan pemilik hanya menginginkan adanya warna merah pada rumah. Area atas dimanfaatkan Dendy menjadi 3 buah ruang, yakni ruang kerja, kamar anak, dan kamar utama. Ruang-ruang tersebut dibuat selevel di atas kontur tanah, sehingga menyisakan sedikit ruang terbuka di antara area atas dan bawah. Ini agar nantinya 2 area tersebut seolah-olah tetap menyatu dan ruang terbukanya berfungsi sebagai sirkulasi udara.

Lantai pada area tersebut didominasi dengan penggunaan kayu multi rangka besi. Sedangkan pada dinding ada bagian yang sengaja dibiarkan terekspos, seperti dinding pada ruang kerja, dan dinding bata putih pada 2 ruangan lainnya. Konsep efsien diterapkan pada dinding kamar yang dibuat merangkap menjadi lemari. Ketika salah satu pintu lemari digeser, ternyata terbuka jalan menuju ke kamar mandi. Seperti di sebuah basement! Itulah suasana yang dapat ditangkap pada area bawah. Dendy berujar jika Unkl ingin tetap ada ruang yang cukup lega untuk menerima tamu pada rumah kecil ini. Yang menjadi point of interest pada area ini adalah bata ekspos pada dindingnya. Selain untuk menambah kesan basement, ini untuk menciptakan nuansa jalanan di London, kota di mana pemilik tinggal dan bekerja sebagai seorang fashion designer.

Kamar mandi tamu pun dibuat tersembunyi di balik tembok ini, dengan tujuan agar pembagian area ruangan tetaplah efsien. Furnitur-furnitur yang berada di area ini maupun area atas juga dirancang sendiri oleh Unkl, tentu dengan ukuran yang disesuaikan agar fungsional dan efsien. Walaupun tidak terlalu luas, area tersebut tetap dibagi menjadi 3 bagian, yakni ruang tamu, dapur bersih, dan ruang makan. Pembagian ruangan menjadi 3 area tidak membuat ruangan menjadi sesak, karena masing-masing ruang dibuat dan ditata seefsien mungkin. Ya, rumah ini memang didesain seefsien mungkin untuk mengakomodasi kebutuhan penghuninya akan tempat tinggal yang nyaman dan praktis. Tak lupa pemilik rumah di wilayah tangerang ini membekali rumah mungil ini dengan genset perkins 10 kva yang berkualitas. Genset ini bermanfaat sebagai sumber listrik cadangan bila lampu padam sewaktu waktu. Pemilik rumah ini beli genset tangerang di PT Rajawali Indo, bisa cek disini lokasi pembeliannya https://rajawalindo.com/products/supplier-genset-tangerang/

Tampil menawan dengan Warna Putih

Kebanyakan Heatsink Fan yang beredar di pasaran memiliki warna brown copper atau silver alumunium. Berbeda dengan Enermax yang kali ini menghadirkan heatsink fan dengan nuansa warna yang berbeda melalui warna putih yang memang sangat jarang ditemukan di pasaran. Enermax ETS-T40-White Cluster memiliki warna putih pada seluruh permukaan body alumuniumnya. Warna putih pada Enermax ETS-T40-White Cluster adalah lapisan TCC (Thermal Conductive Coating) yang dapat membuat tranfer panas menjadi lebih baik serta memberikan lapisan anti oksidasi agar tidak berkarat.

Enermax ETS-T40-White Cluster menyediakan dua buah fan berukuran 120 mm untuk digunakan pada konfigurasi push and pull. Pada bagian body fannya terdapat ukiran khusus bertuliskan ENERMAX yang merupakan ciri khas enermax pada setiap produk heatsinknya. Kedua fan yang disediakan dilengkapi dengan LED berwarna yang semakin menambah kesan elegan. Sayangnya warna putih perlu perawatan ekstra karena akan lebih mudah kotor.

Paket penjualan yang disediakan oleh Enermax juga sangat lengkap untuk mendukung berbagai jenis socket motherboard yang tersedia. Proses instalasinya pun mudah berkat tersedianya bracket yang memiliki ukuran tidak terlalu besar dan dilengkapi dengan manual guide untuk setiap jenis socket motherboard yang digunakan. Enermax ETS-T40-White Cluster juga mendukung X-Socket Compatibility dengan ASUS ROG LGA1366 dan ASUS ROG LGA2011.

Pada pengujian menggunakan prosesor Intel Core i7-2600K di CHIP Test Center dengan hanya menggunakan satu fan, Enermax ETS-T40-White Cluster mampu menahan panas pada suhu 24-24 derajat celcius pada kondisi idle dan 45-52 derajat celcius pada kondisi full load. Sedangkan saat menggunakan dua fan, suhu yang diperoleh pada kondisi yang sama adalah 20-28 derajat celcius pada saat idle dan 44-51 derajat pada saat full load.

Sukses Potty Training Dalam 3 Hari

Untuk melaksanakan potty training dalam 3 hari, Mama hendaknya melakukan serangkaian persiapan sebelumnya. Cermati kesiapan anak dari sisi ­fisik, sosial, dan emosional. Kesiapan ini bisa diamati oleh Mama jauh hari sebelum pelaksanaan. Mengamati kesiapan anak menjadi bagian penting karena sangat memengaruhi keberhasilan program.

Idealnya, baik potty maupun toilet training, mulai diterapkan kepada anak usia 2 tahun karena dari faktor ­fisik, sosial, dan emosional sudah lebih siap. Namun, tidak menutup kemungkinan diajarkan lebih awal kepada anak usia 18 bulan bila sudah menunjukkan tanda-tanda kesiapan. Nah, apa sajakah tandatanda anak siap melakukan potty training, silakan Mama lihat boks “6 Tanda Siap Potty Training”.

Dengan melakukan potty training, diharapkan anak menjadi sepenuhnya nyaman menggunakan toilet secara independen. Yang berarti juga, anak dapat menarik celana ke bawah dan kembali menggunakan celana, serta mencuci tangan setelah buang air. Nah, agar si batita terampil menerapkan potty training, berikut persiapan dan langkah-langkahnya.

PERSIAPAN POTTY TRAINING

Siapkan alat-alat yang berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut, yaitu:

  1. Siapkan beberapa buah potty. Idealnya, setiap ruangan di dalam rumah memiliki satu potty, termasuk satu potty yang diletakkan di kamar mandi. Dengan menyiapkan potty di setiap ruangan, ketika batita tiba-tiba ingin buang air, maka dapat segera ditunaikan. Pasalnya, batita belum semuanya memiliki kemampuan mengontrol berkemih dengan baik, sehingga dikhawatirkan bila harus ke toilet tiba-tiba, bisa “jebol” di tengah jalan.
  2. Satu set perlengkapan, seperti: kain lap, larutan pembersih, ember untuk membersihkan kebocoran dari program potty training bila sewaktu-waktu anak ngompol karena tidak tahan buang air di potty. Sediakan pula beberapa celana yang longgar, bila anak ingin ganti celana.

Persiapan lainnya:

  1. Dibutuhkan komitmen, perhatian, dan dedikasi dari orangtua agar program potty training ini sukses.
  2. Sebelum memulai program potty training selama 3 hari, sebaiknya bila sebulan (atau lebih) sebelumnya, periksalah, apakah batita Mama telah menunjukkan tanda-tanda siap untuk potty training (lihat boks “6 Tanda Siap Potty Training”). Bila si batita sudah menunjukkan tanda siap, maka program ini dapat dijalankan. Bila tidak, sebaiknya ditunda karena umumnya akan gagal.
  3. Selanjutnya, kurang lebih 2—5 minggu sebelum akhir pekan (hari H), mulailah memperkenalkan penggunaan potty atau kegiatan bertoilet. Bila perlu ajaklah anak ke kamar mandi, kemudian perlihatkan tata cara bertoilet: dari menurunkan celana yang dipakai, kemudian duduk di kloset atau WC, membersihkan alat kelamin, menyiram bekas toilet, menggunakan kembali celananya, dan mencuci tangan. Dengan demikian, anak belajar cara bertoilet. Semakin sering batita diajak ke toilet, ia akan semakin familiar dan paham tahapan bertoilet.

Berikut adalah informasi lengkap mengenai rekomendasi tempat kursus TOEFL IBT Jakarta terbaik.

Sportage Makin Memukau

Kia melakukan penyegaran Medium SUV-nya, Sportage, dengan tampilan lebih modern. Apa saja yang ditawarkannya? Kia akhirnya merilis gambar resmi dari petarung terbarunya di kelas medium SUV yang populer. Sportage terbaru akan melangsungkan debutnya pada Frankfurt Motor Show 2015 sebelum ia mulai dijual pada akhir tahun ini. Beberapa gambar resmi ini menunjukkan desain yang lebih dinamis, terinspirasi dari mobil konsep Kia KX-3 yang pertama kali muncul di Cina tahun lalu. Sportage terbaru mendeskripsikan desain yang berani dan progresif dari Kia.

Perubahannya cukup signi­ kan pada bagian eksterior. Ia menggunakan desain ‘Tiger Nose’ khas Kia pada bagian depan dengan bentuk gril lebih menonjol dan bagian tepi berlapis krom serta penggunaan lampu utama lebih manis menjulur dari kap mesin. Kaca depan pun lebih curam meski kaca samping yang melandai masih identik dengan Sportage generasi sebelumnya.

Bagian samping lebih lebar membuatnya terlihat lebih gagah, sementara pada bagian belakang ditambahkan aksen krom yang menyambungkan kedua lampu belakang berdesain baru. Kia mengklaim, Sportage terbaru ini akan memiliki kabin terbaik dengan menggunakan material ‘soft touch’ dan desain lebih berkelas. Tidak lupa dilengkapi ­ tur infotain ment dan konektivitas terkini serta teknologi ke amanan aktif. Fitur lainnya seperti jok kulit dan ambi ent light hadir.

Dengan desain terbaru, belum dapat dipastikan Sportage generasi keem pat ini akan berkurang kepraktisannya. Mengingat ia terinspirasi dari desain mobil konsep KX-3 yang lebih kecil dan pendek dari Sportage generasi se belumnya. Sektor mesin pun di harapkan akan tersedia dalam pilihan mesin 4-si linder bensin mau pun diesel, begitu juga ditawarkannya pilihan Sportage berpenggerak 4 roda atau roda depan.

Mandi dan Toilet Training

  • Yusrina Gunawan, ibunda Kiseki Nayura (23 bulan) “Baru saja di pakaikan diaper langsung pup, tetapi kalau di pakaikan celana cotton lama sekali pup dan pipisnya.”
  • Febri Damayanti, ibunda Carissa Althaf Fausnina (2,9) “Ngompol di mana aja. Dia tahu konsep pipis di kamar mandi, tapi masih aja pipis di mana-mana.”
  • Alfa Utari, ibunda Naomi Janeeta S. (2,8) “Kalau mandi minta sabunan sendiri. Sabun satu botol bisa habis dimasukkan ke dalam bak sampai berbusa banyak.”
  • Arjie Savitri, ibunda Widi (2,8) “Tiap kali sehabis mandi lari ke sana kemari, hanya karena tak mau dikasih minyak angin dan bedak.”
  • Astri, ibunda Raja (3) “Sewaktu dia mau BAB itu sampai keringetan, ngeden-ngeden bukan dikeluarin malah tambah dimasukkan ke dalam anusnya lagi.”
  • Dwi Handayani, ibunda Hanan Muzakki (4,11) “Anakku suka minta mandi sendiri, kadang pakaian enggak dilepas. Habis itu lari-larian ke dalam rumah, becek deh ubinnya.”

Saran Pakar:

“Perihal anak yang buang air kecil di mana-mana terkait dengan proses toilet training. Sebaiknya proses toilet training dilakukan ketika anak sudah siap, biasanya ditandai dengan kesiapan secara fisik dan emosi. Kesiapan fisik, misalnya, sudah mampu duduk dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan kesiapan secara emosi, seperti: pospaknya terlihat kering sedikitnya 2 jam pertanda anak sudah memiliki keteraturan berkemih, sudah memahami kalimat perintah sederhana, dan lain-lain.

Kesiapan fisik dan emosi ini muncul ketika anak memasuki usia 24 bulan. Pelaksanaan toilet training itu berat, perlu ketekunan dan kedisiplinan agar berhasil. Untuk itu, perlu kesiapan orangtua pula. Wajar pula bila di tengah-tengah pelaksanaan kerap terjadi kegagalan. Khusus untuk BAB yang sengaja ditahan, orangtua hendaknya memahami bahwa di usia 2—4 tahun, menurut Freud, anak memasuki masa anal, saat anak merasa punya kewenangan untuk mengatur anusnya. Dengan demikian, anak akan mencoba mengontrol kemampuan anusnya. Sebaiknya orangtua tidak memarahi, berikan kesempatan kepada anak mengatur sendiri kontrol di tubuhnya.”

Untuk anak yang ingin mahir berbahasa Jerman dapat belajar di tempat pelatihan berbahasa Jerman di Jakarta.

Contoh Modifikasi Yamaha Byson 2012

Contoh Modifikasi Yamaha Byson 2012 – Hobi main motor sudah lama digeluti Mulyono. Alhasil sang putra pun tertular kegemarannya. “Punya permintaan pengin punya motor sport seperti di balap MotoGP,” ujarnya. Daripada keinginan berubah menjadi hal yang negatif, “Makanya saya turuti permintaan tersebut. Memodifkasi motor besutan sehariharinya, Yamaha Byson keluaran 2012,” papar ayahanda Rifky ini. Rumah modifkasi yang dijadikan tujuan adalah Pap & Mam Modifed, Semarang. Sebuah workshop yang kondang mengubah tampang dan genre motor. “Saya order untuk membuatkan fairing biar bentuk berubah menjadi seperti motor di ajang MotoGP,” bilang Mulyono. Berhubung kendaraan merupakan sarana transportasi harian, sang modifkator tak mau asal merombak motor. “Saya coba untuk tetap mengandalkan kaki-kaki bawaan pabrik. Rangka pun tak terlalu banyak ubahan,” sahut Hendro, pemilik workshop Pap & Mam Modifed. Frame belakang sedikit dipotong untuk menyesuaikan desain bodi baru yang meruncing. Tak ketinggalan membuat konstruksi rangka agak menekuk supaya buritan berkesan lebih menungging. “Bagian rangka lain masih orisinal,” tambah Hendro. “Jadi nggak terlalu mengubah ergonomi motor.” Modifkasi aman dan nyaman berkat ‘pengawalan’ dari ayah.

Contoh Modifikasi Honda CBR150R 2012

Contoh Modifikasi Honda CBR150R 2012 – Saat browsing stripping Honda CBR150R di internet, Rudi Ona menemukan banyak sekali motif. ”Rata-rata motif grafs sport khas Honda. Namun bukan motif asli,” sebutnya. Dengan hasil olahan itulah, Rudi coba mengombinasikan beberapa motif yang didapatnya. “Yang terpenting harus menjadi ciri khas Honda, termasuk warna dasar putih-merah,” tuturnya. Kelir dasar yang digunakan adalah putih. Lantas motif strippingnya mengadopsi merah. Pada beberapa bagian dikombinasi hitam dan biru. Nuansa hitam bisa dilihat pada bagian tangki berlogo sayap ala Honda motor. Sedangkan biru pada bagian fairing yang merekat pada grafs berwarna merah. Grafs bergaya pabrikan ini lebih banyak mengadopsi bentuk tajam. Melebar di depan, lantas meruncing pada bagian belakang. Hal inilah yang dijadikan Rudi sebagai patokan. “Supaya dianggap sebagai motor asli, namun desain stripping beda dari yang banyak beredar,” kekehnya. Untuk mengubah desain stripping asli namun tetap berkonsep Honda, Rudi menggunakan cat Danagloss berikut pernisnya. “Hanya dibutuhkan waktu 3 hari saja,” tutupnya