Jalan Cobblestone di Spanyol Nyaman Untuk Pejalan Kaki

Tanah berbukit dengan banyaknya pepohonan membuat udara terasa sangat sejuk meski negara kecil ini dikelilingi lautan. Adalah Puerto Rico, merupakan negara kepulauan di Laut Karibia yang masuk ke dalam grup Greater Antilles artinya kelompok negara pulau besar di Laut Karibia termasuk Cuba, Haiti, Republik Dominika, Jamaika dan Pulau Caymand. Dengan senyum gembira saya melangkah keluar dari pintu pesawat menuju area kedatangan. ”Akhirnya sampai juga nih di Puerto Rico,” bisik saya dalam hati. Tujuan saya kali ini adalah kota lama San Juan (biasa diucapkan San Wan). Kota penuh sejarah. Untuk menuju ke sana saya lebih memilih menggunakan taxi saja sebab enggak cukup sabar menunggu datangnya bus kota. Tarif taxi dari bandara ke kota dibagi menjadi beberapa zona. Kota lama San Juan masuk ke dalam zona ketiga atau termahal, karena terletak paling jauh dari bandara. Kota itu di ujung pulau kecil yang dihubungkan jembatan dengan pulau utama Puerto Rico. Ongkos taxi USD23 termasuk bagasi sekali jalan.

Selama lebih dari empat abad Puerto Rico yang oleh penduduk asli suku Taino sering disebut dengan Boringuen itu berada di bawah kekuasaan Negara Spanyol. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada kebudayaan dan arsitektur bangunan di sini. Seperti misalnya jalan-jalan di kota lama San Juan yang sempit, sebagian besar masih asli dan terbuat dari cobblestone berwana biru atau semacam pavling blok. Di samping itu bentuk bangunannya banyak yang bergaya Spanyol dengan warna-warna yang cerah. Agama Katholik Roma sangat mendominasi mayoritas penduduk di sini serta bahasa Spanyol lebih sering terdengar di telinga dari pada bahasa Inggris. Kota San Juan adalah Ibu Kota Puerto Rico yang merupakan kota teramai karena letaknya sangat strategis. Pelabuhan modern berdampingan dengan Samudera Atlantik menjadi gerbang kapal dagang dari Amerika Serikat, Eropa, Asia, maupun Afrika. Sepanjang tahun kapal-kapal pesiar pun tidak pernah absen untuk berlabuh di kota ini karena banyak wisatawan mancanegara ingin menikmati keindahan kota San Juan yang penuh dengan catatan sejarah.

Penduduk di kota ini juga tergolong modern dan mampu, hal ini tampak jelas dari setiap rumah penduduk mayoritas mempunyai genset bensin kecil sebagai energi listrik cadangan. Penduduk setempat merasa sangat terbantu dengan kehadiran genset di rumah mereka. Dalam kondisi listrik padam segala bentuk akitifitas mereka tetap bisa berjalan seperti biasa karena listrik tetap tersedia dari genset.

Rumah anda belum mempunyai genset ? Segera datangi distributor genset yanmar kecil untuk memperoleh genset yang terbaik untuk rumah tinggal anda. Saya yakin setelah rumah anda dilengkapi genset, anda merasa lebih tenang dan nyaman berada di rumah meskipun listrik dari PLN kondisinya sedang padam saat itu.

Kategori: Berita