Sony Alpha 7 Dan Nikon D3200 Dengan Kinerja Tinggi Dan Harga Wajar

Sony Alpha 7 Dan Nikon D3200 Dengan Kinerja Tinggi Dan Harga Wajar

Jasa Foto Wedding Jakarta – Ini merupakan genearsi pertama kamera DSLM Sony yang memiliki sensor fullframe.Sony Alpha 7 menjadi salah satu pelopor DSLM lainnya untuk menciptakan kamera DSLM dengan spesifikasi tinggi. Dibekali dengan resolusi 24 Megapixel, Sony Alpha 7 mampu menciptakan kualitas gambar yang sangat luar biasa. Ini terbukti dengan mampu menciptakan ketajaman gambar hingga 1,700 pasang baris pertinggi gambar ketika menggunakan ISO 6,400. Layar lipat serta tahan kelembapan merupakan feature lainnya dari kamera ini.

Nikon D3200 dibandrol sekitar Rp 4 juta di pasaran. Nikon memberikan sebuah kamera DSLR dengan harga yang sangat terjangkau. Harga ini bahkan mampu bersaing dengan harga kamera pocket. Resolusi yang ditawarkan kamera ini adalah 24 Megapixel dengan sesnor APS-C. Untuk ukuran sekelas kamera dengan format sensor APS-C hingga ISO 800 kinerja noise masih terbilang cukup baik. Kecepatan yang mampu dihasilkan oleh D3200 mencapai 4 fps dengan komposisi 14 gambar dengan format RAW.

Bobot Harga Berbanding Kinerja Penilain Keseluruhan

Pada pengujian yang baru ini, kami menambahkan kualitas video sebagai parameter penialaian. Kualitas Video menjadi prioritas ketiga setelah kualitas gambar dan feature. Sebuah video berkualitas tidaklah hanya dinilai dari resolusi gambar dan ketajaman yang dihasilkan. Tetapi yang perlu diperhatikan lainnya adalah bagaiman sebuah kamera mampu mencipatakan video yang tajam serta menghasilkan kualitas audio yang baik. Penilaian utama kamea dibagi menjadi beberapa bagian, pertama yakni kualitas gambar, kedua kecepatan, dan kali ini kualitas video.

Pengukuran kinerja kualitas video kali ini masih meliputi noise dan juga resolusi yang dihasilkan. Semenatarea itu peralatan juga menjadi salah satu poin penilaian yang berkontribusi cukup banyak dalam rating penilaian. CHIP Foto Video memberikan penialaian sebanyak 15 persen dari sebelumnya yang hanya 10 persen saja. Ini memang kami lakukan karena saat ini kamera yang diuji memang memiliki kemampuan video yang baik dan menghasilkan kualitas yang tajam berkat resolusi 4K.

Selanjutnya, penialaian tambahan yang kami masukkan ke dalam format penialaian adalah tentang bagaimana kinerja yang dihasilkan dengan harga yang ditawarkan, apakah sesuai dengan harga atau overprice. Dengan begitu, Anda lebih dapat bijak dalam menentukan kamera apa yang Anda butuhkan, serta mampu menghemat pengeluaran Anda untuk tidak membeli kamera yang hanya memiliki harga yang mahal saja.

Derasnya Informasi di Era Internet dan Media Sosial

Tak lama setelah B.J. Habibie membuka keran kebebasan me dia massa di Indonesia dengan mempermudah proses pe mohonan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP), kita di landa banjir informasi. Setelah Internet hadir, kita semakin– – tenggelam dalam derasnya arus informasi.

Gelombang pertama

Pada akhir 90-an, para dosen dan mahasiswa ilmu komunikasi di tanah air meramalkan terjadiya culture shock akibat banyaknya media baru yang muncul. Terlebih lagi, semua media sedang larut dalam euforia kebebasan yang membuat mereka bisa berkespresi dengan lebih terbuka.

Tenggelam

Akibatnya, informasi mengalir deras bak air bah. Ratusan media yang baru muncul berlomba-lomba meraih khalayak dengan berbagai cara. Ada yang penyajiannya santun, bombastis, bahkan vulgar. Tidak sedikit di antara media-media itu yang kua litas penyajian informasinya jauh di bawah standar karena informasi yang disajikan tidak berimbang, data yang disajikan tidak lengkap, atau memuat opini pribadi jurnalisnya. Namun, tidak banyak masyarakat kita yang menyadari hal itu. Kebanyakan justru menikmatinya. Beragam informasi yang tersaji dilahap begitu saja tanpa filter. Upaya untuk mencari sumber lain sebagai pembanding dan penyeimbang juga nyaris tidak ada.

Gelombang kedua

Belum lagi masyarakat kita matang dengan budaya media massa cetak yang berkembang sangat cepat dalam waktu singkat, hadir Internet. Teknologi yang menjanjikan jejaring tanpa batas ini memiliki kelebihan yang mustahil dimiliki media cetak, yaitu kecepatan yang mendekati realtime, interaktif, dan multimedia. Keunggulan lain yang kemudian menjadi kunci utama berkembangnya media online adalah pembaca bisa mendapatkannya secara gratis.

Kedigdayaan Internet semakin terasa ketika industri telekomunikasi mulai mengalihkan fokusnya dari layanan suara ke layanan data (Internet). Terlebih lagi saat tren jejaring sosial – yang belakangan lebih populer dengan serbuan media sosial – merasuk Indonesia. Tak satu pun operator telekomunikasi, fixed maupun wireless, yang absen mencantumkan logo Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain dalam paket layanan Internet yang ditawarkannya. Di era Internet dan media sosial ini kita kembali diterjang derasnya arus informasi.

Pasalnya, informasi datang bukan hanya dari sumber primer seperti media online, tapi juga dari individu yang menjadi teman kita di media sosial. Selain berbagi link sumber informasi, pengguna media sosial juga kerap menjadi “narasumber” dari peristiwa yang dialami, menyampaikan opini, atau sekadar curhat. Semua aktivitas itu membuat timeline di media sosial mengalir deras.

Fenomena ini menimbulkan keriuhan yang serupa, bahkan jauh lebih ramai. Timeline berbagai media sosial disesaki dengan beragam informasi, termasuk informasi pribadi yang dengan sukarela dipublikasikan. Jika seorang pengguna media sosial rata-rata memiliki 100 teman di account-nya, bisa dipastikan ia akan tenggelam dalam timeline-nya

Sang Duta Evernote

Wanita bernama lengkap Sartika Kurniali ini dipercaya menjadi salah satu dari dua orang Indonesia yang diberi mandat untuk jadi duta Evernote. Selain menjabat sebagai duta Evernote di Indonesia, kesehariannya diisi dengan menjadi staf pengajar di Universitas Bina Nusantara (Binus University). Sartika juga sempat menulis sebuah buku berjudul “Mengingat Segalanya dengan Evernote” yang dirilis pada tahun 2013 silam.

Sartika juga rajin menulis dalam blog-nya yang beralamat di http://sartikakurniali.com. Blog miliknya juga sempat dinobatkan sebagai pemenang mingguan dari kompetisi Internet Sehat Blog Award pada minggu pertama Agustus 2009. Sartika sempat masuk ke dalam buku “Girls & Tech” karya Aulia Halimatussadiah (Ollie), yang membahas tentang perempuan dan teknologi. Untuk lebih mengenal Sartika Kurniali, Anda dapat membuka account Twitter miliknya di @SartikaKurniali.

(C) : Apa sih kesibukan Mbak Sartika saat ini?

(S) : Sekarang saya masih aktif menjadi staf pengajar di Binus University secara full time. Ada dua peran sih, sebagai dosen dan faculty member. Selain itu, saya juga aktif menjadi Duta Evernote untuk Indonesia.

C : Duta Evernote? Bisa diceritakan bagaimana sampai bisa dipercaya memegang posisi itu?

S : Saya tidak menyangka bisa dipercaya menjadi Dute Evernote di Indonesia. Awalnya, saya tertarik untuk membuat buku tentang Evernote. Ya, karena saya merasa aplikasi ini cukup berguna dan ramah platform. Akhirnya saya menghubungi pihak Evernote untuk meminta izin. Gayung bersambut, saya akhirnya diizinkan. Bahkan saya diundang untuk mengikuti Evernote Conference di kantor pusatnya. Di sana, saya sekaligus ditawarkan menjadi duta. Saya pun akhirnya tertarik dan mengemban tugas tersebut hingga sekarang.

C : Untuk kesehariannya, Mbak Sartika pakai gadget apa saja?

S : Untuk keseharian, saya pakai iPad 1st Gen, Samsung Galaxy Nexus, dan notebook. Namun, tergantung kondisi juga sih. Jika sedang di kantor, saya juga membawa pointer sendiri untuk mempermudah saat melakukan presentasi. Jadi tak perlu bolak-balik ke notebook untuk mengganti halaman presentasi.

C : Mbak Sartika kan masih menggunakan smartphone keluaran lama, Samsung Galaxy Nexus. Kenapa belum update smartphone?

S : Pertama memang karena masih sayang, tak suka terlalu cepat “membuang” barang. Selain itu juga karena ini (sambil menunjukkan smartphone-nya) adalah seri Nexus terakhir yang masih meletakkan kata “Google” di bagian belakangnya. Jadi, saya merasa Samsung Galaxy Nexus itu eksklusif.

C : Ada anggapan bahwa wanita tak terlalu peduli dengan software dan hanya mementingkan fungsionalitas?

S : Menurut saya sih tak melulu dari gender, ya. Mungkin memang karena semua orang hampir sama, ada yang mementingkan fungsi dan ada yang memang ingin berganti gadget.Bicara tentang update aplikasi, sekarang agak menyebalkan. Mengapa? Karena ada beberapa aplikasi yang hampir tiap minggu mengeluarkan update, agak merepotkan jadinya.

Pasar Kusen Bekas Pondok Cabe

Kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan, selama ini identik dengan lapangan terbangnya. Namun, jika kita mengulik wilayahnya, ternyata di daerah ini terdapat pusat penjualan kusen dan kayu bekas. Lokasi tepatnya berada di sepanjang Jalan Pondok Cabe Raya, Jakarta Selatan. Saat menyambangi sentra ini, RUMAH bertemu dengan Sumanto Jayus (31), salah seorang penjual kayu dan kusen bekas. Ia sudah berjualan di tempat ini sejak tahun 2002 silam.

Ia bersama teman-teman sekampungnya yang berasal dari Solo mendirikan lapak sederhana untuk berjualan kayu bekas bongkaran. “Awalnya buka kecil-kecilan, tapi tidak disangka ternyata banyak orang yang lebih suka pake kusen bekas untuk bangun rumahnya,” kata Jayus, begitu ia akrab disapa. Lama-kelamaan bisnis kayu dan kusen bekas di Pondok Cabe ini semakin berkembang. Kini, jumlahnya sudah lebih dari 10 penjual yang lokasinya tersebar di beberapa tempat.

Kayu dan kusen bekas di tempat ini biasanya didapatkan dari pembongkaran rumahrumah serta proyek bangunan tingkat tinggi, yang berasal dari Jakarta dan luar Jakarta. Jayus sendiri banyak mendatangkan kayu dan kusen bekasnya dari kawasan Nganjuk, Jawa Timur. “Kami sudah memiliki pengumpul kayu dan kusen bekas sendiri di daerah Nganjuk, jenisnya pun beragam, mulai dari kusen pintu, jendela, bouven light, hingga bekas furnitur,” kata Jayus. Sisanya, ia banyak mendatangkan kusen dari Karawang, Jawa Barat.

PEMBELI DARI BERBAGAI KALANGAN

Meski material yang dijual bekas, jangan kira yang beli ke sini hanyalah kalangan kelas bawah. Jayus bercerita bahwa orang-orang yang membeli kayu dan furnitur di sini banyak yang berasal dari kalangan kelas atas, bahkan beberapa artis ibu kota pernah memesan kusen dan furnitur kayu bekas darinya. “Jangan kira artis-artis selalu membeli barang baru yang mewah. Sekelas Ahmad Dhani saja, gebyoknya dari material bekas yang dipesan di sini,” kata Jayus sambil tertawa.

Soal harga, kusen bongkaran yang dijual di tempat ini berkisar Rp1,5 juta per lubang untuk kusen berbahan kayu jati. Sedangkan untuk kusen dari kayu kamper berkisar Rp400 ribu per lubang. Harga tersebut hanyalah harga standar untuk desain kusen yang minimalis. Untuk desain yang lebih klasik, harganya lebih mahal.

TERIMA JASA BONGKAR RUMAH

Selain menjual kayu dan kusen bekas, para pedagang di tempat ini juga menerima jasa pembongkaran rumah tua. Jadi, jika Anda memiliki rumah tua dan ingin membongkarnya, Anda bisa memanggil mereka untuk melakukan proses pembongkaran. Besarnya biaya yang dikenakan untuk pembongkaran, tergantung luas rumah yang dibongkar. Yang menarik, Anda juga bisa sekalian menjual kusennya ke mereka. Jadi, Anda tidak perlu capek-capek membongkar rumah tua, tetapi Anda mendapatkan uang dari barang bongkaran yang dijual ke mereka.

Bagi Anda yang memang tertarik menjual kusen atau kayukayu bekas yang tidak terpakai, penjual biasanya akan melihat kondisi kusen dan kayu yang Anda miliki terlebih dahulu. Setelah Kelihat fsiknWa, Kereka akan bernegosiasi untuk menentukan harga. Semakin mulus kusen atau furnitur kayu yang dijual, maka harganya semakin tinggi. Begitu juga dengan jenis material kayunya. Jenis kayu jati masih menjadi barang dengan harga yang mahal dibeli. Jadi, jika Anda tertarik untuk membeli atau menjual kusen bekas, datang saja ke sentra kusen bekas di Pondok Cabe.

Rumah perlu dilengkapi dengan sebuah genset sebagai sumber listrik cadangan. Untuk mendapatkan genset harga murah bisa membelinya di distributor resmi genset silent 750 kva di Malang. Salah satu distributor terpercaya di Malang adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan harga diskon dan garansi resmi.

Jalan Cobblestone di Spanyol Nyaman Untuk Pejalan Kaki

Jalan Cobblestone di Spanyol Nyaman Untuk Pejalan Kaki

Tanah berbukit dengan banyaknya pepohonan membuat udara terasa sangat sejuk meski negara kecil ini dikelilingi lautan. Adalah Puerto Rico, merupakan negara kepulauan di Laut Karibia yang masuk ke dalam grup Greater Antilles artinya kelompok negara pulau besar di Laut Karibia termasuk Cuba, Haiti, Republik Dominika, Jamaika dan Pulau Caymand. Dengan senyum gembira saya melangkah keluar dari pintu pesawat menuju area kedatangan. ”Akhirnya sampai juga nih di Puerto Rico,” bisik saya dalam hati. Tujuan saya kali ini adalah kota lama San Juan (biasa diucapkan San Wan). Kota penuh sejarah. Untuk menuju ke sana saya lebih memilih menggunakan taxi saja sebab enggak cukup sabar menunggu datangnya bus kota. Tarif taxi dari bandara ke kota dibagi menjadi beberapa zona. Kota lama San Juan masuk ke dalam zona ketiga atau termahal, karena terletak paling jauh dari bandara. Kota itu di ujung pulau kecil yang dihubungkan jembatan dengan pulau utama Puerto Rico. Ongkos taxi USD23 termasuk bagasi sekali jalan.

Selama lebih dari empat abad Puerto Rico yang oleh penduduk asli suku Taino sering disebut dengan Boringuen itu berada di bawah kekuasaan Negara Spanyol. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada kebudayaan dan arsitektur bangunan di sini. Seperti misalnya jalan-jalan di kota lama San Juan yang sempit, sebagian besar masih asli dan terbuat dari cobblestone berwana biru atau semacam pavling blok. Di samping itu bentuk bangunannya banyak yang bergaya Spanyol dengan warna-warna yang cerah. Agama Katholik Roma sangat mendominasi mayoritas penduduk di sini serta bahasa Spanyol lebih sering terdengar di telinga dari pada bahasa Inggris. Kota San Juan adalah Ibu Kota Puerto Rico yang merupakan kota teramai karena letaknya sangat strategis. Pelabuhan modern berdampingan dengan Samudera Atlantik menjadi gerbang kapal dagang dari Amerika Serikat, Eropa, Asia, maupun Afrika. Sepanjang tahun kapal-kapal pesiar pun tidak pernah absen untuk berlabuh di kota ini karena banyak wisatawan mancanegara ingin menikmati keindahan kota San Juan yang penuh dengan catatan sejarah.

Penduduk di kota ini juga tergolong modern dan mampu, hal ini tampak jelas dari setiap rumah penduduk mayoritas mempunyai genset bensin kecil sebagai energi listrik cadangan. Penduduk setempat merasa sangat terbantu dengan kehadiran genset di rumah mereka. Dalam kondisi listrik padam segala bentuk akitifitas mereka tetap bisa berjalan seperti biasa karena listrik tetap tersedia dari genset.

Rumah anda belum mempunyai genset ? Segera datangi distributor genset yanmar kecil untuk memperoleh genset yang terbaik untuk rumah tinggal anda. Saya yakin setelah rumah anda dilengkapi genset, anda merasa lebih tenang dan nyaman berada di rumah meskipun listrik dari PLN kondisinya sedang padam saat itu.

Pro dan Kontra Terhadap Proyek Tanggul Raksasa di Jakarta

Penghentian izin 13 pulau reklmasi Teluk Jakarta yang ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Anies Baswedan memantik persoalan baru. Yakni kepastian pembangunan tanggul laut raksasa di Teluk Jakarta atau National Capital Integrated Coastel Development (NCICD) atau yang dikenal juga dengan nama Giant Sea Wall (GSW).

Proyek Tanggul Raksasa di Jakarta

Hanya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas Bambang Brodjonegoro menegaskan, proyek NCICD akan tetap dilanjutkan, meski dengan atau tanpa reklamasi Teluk Jakarta. Pasalnya, proyek ini merupakan kebutuhan Jakarta, terutama untuk masa depan guna menjaga dari penurunan permukaan tanah dan kenaiakan permukaan laut.

Tidak perlu ada studi-studi lagi, saya tegaskan mau dengan atau tanpa reklamasi (proyek ini harus jalan),” tanada Bambang, pekan lalu. Adapun, pemerintah baru membangun tanggul pantai saja sepanjang 20 km dan akan diperpanjang menjadi 40 km hingga tahun 2025. Kemungkinan tanggul raksasa tersebut baru bisa dibangun tahun 2025-2030.

Hitung lagi dana proyek
Berdasarkan masterplan atau rencana induk pembangunan NCICD, selain menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanha Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta, proyek yang memakan anggaran lebih dari Rp 100 triliun ini sejatinya juga akan mencuil dana swasta/ pengembang pulau reklamasi di sekitar proyek ini.

Bambang mengaku akan memikirkan kembali soal pendanaannya bila proyek reklamasi ini untuk 13 pulau dihentikan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebelumnya, mengatakan akan mendiskusikan kembali dengan Bappenas terkait proyek NCICD tersebut. Menurutnya, di berbagai negara, tanggul penahan air laut tidak menjadikan airnya bersih. Hal yang terjadi justru sebaliknya, tanggul menjadi tempat berkumpul air yang tercemar sehingga seperti air kobokan raksasa Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menilai, Anies tidak menguasai proyek NCICD ini sendiri.

Pasalnya, terlepas dari soal reklamasi, tanggul raksasa ini merupakan kebutuhan mendesak Jakarta untuk menghindari tenggelamnya wilayah daratan bagian utara Jakarta karena naiknya permukaan air laut. Saat ini penurunan muka tanah sekitar 7,5-12 cm per tahun.

Ekonomi Amerika Membaik, Era Bunga Tinggi Dimulai

Era Bunga Tinggi Dimulai

Era Bunga Tinggi Dimulai – Federal Reserve (The Fed) hampir pasti menaikkan suku bunga acuan pada rapat kebijakan The Fed selama dua hari yang berakhir Rabu (26/9) waktu setempat. Kenaikan suku bunga ini bisa menandai akhir era suku bunga acuan “akomodatif” yang digunakan The Fed untuk mendukung ekonomi AS sejak awal resesi tahun 2007-2009.

Pasar keuangan fokus pada tanda-tanda percepatan pertumbuhan ekonomi AS yang mendorong bank sentral untuk meningaktkan laju pengetatan kebijakan moneter. Pernyataan kebijakan Fed belakangan ini mendeskripsikan kebijakan yang longgar sebagai elemen pokok dalam beberapa tahun terakhir. Namun Fed baru-baru ini menggambarkannya sebagai kebijakan yang ketinggalan zaman dan kemungkinan akan dihapus, baik pekan ini atau dalam waktu dekat. Berdasarkan analisis CME Group, probabilitas The Fed akan menaikkan suku bunga acuan overnight sebesar 25 basis poin (bps) hampir mencapai 95%.

Ini akan menjadi kenaikan suku bunga acuan ketiga pada tahun ini bagi AS. Pertanyaan yang lebih besar adalah apakah Fed membentuk ulang prospek kebijakan moneternya untuk beberapa tahun ke depan untuk menggenjot pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang lebih kuat atau apakah kekhawatiran tentang kemungkinan perang perdagangan global atau perlambatan ekonomi membuat prospek ekonomi tidak jauh dari kondisi ekonomi AS saat ini.

Data Departemen Perdagangan AS mencatat PDB AS tumbuh pada tingkat tahunan 4,2% pada kuartal II-2018. Adapun di kuartal I-2018 ekonomi AS tumbuh 2,2%. Sejumlah analis mengharapkan pengumuman kebijakan yang lebih agresif. “Pasar keuangan harus mempersiapkan nada yang lebih hawkish,” kata ekonom Natixis Joseph Lavorgna dan Thomas Julien seperti dikutip Reuters.

Mengelola Risiko Dengan Baik

Dalam putaran terakhir proyeksi ekonomi pada bulan Juni lalu, The Fed memperkirakan ekonomi akan tumbuh 2,8% pada tahun ini. Bahkan beberapa pejabat bank sentral optimistis proyeksi angka pertumbuhan ekonomi naik ke tingkat yang lebih tinggi. Tingkat pengangguran di AS saat ini sebesar 3,9%, berada pada tingkat yang dianggap dapat dipertahankan tanpa memberi tekanan pada upah dan inflasi. Kemudian kepercayaan konsumen dalam level cukup kuat, tertinggi dalam 18 tahun terakhir pada bulan September ini.

Beberapa pembuat kebijakan Fed mengatakan, mereka merasa lompatan baru-baru ini dalam upah AS adalah yang pertama dan akan ada yang kedua dan seterusnya. Gubernur The Fed Jerome Powell, telah menekankan pengelolaan risiko dengan lebih waspada tentang kemungkinan lompatan in? asi daripada mencoba untuk mendorong tingkat pengangguran yang lebih rendah. Bank investasi Goldman Sachs memprediksi, The Fed akan menaikkan suku bunga empat kali pada tahun 2019, lebih cepat dari tiga kenaikan yang disarankan oleh pembuat kebijakan dalam proyeksi mereka pada Juni lalu. Saat ini suku bunga acuan overnight Fed dalam kisaran 1,75% dan 2%.

Pelemahan Rupiah Tidak Selalu Berdampak Negatif

Pelemahan Rupiah Tidak Selalu Berdampak Negatif

Pelemahan Rupiah Tidak Selalu Berdampak Negatif – Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menilai dampak pelemahan nilai tukar rupiah tidak semuanya negatif. Sebab, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga bisa berefek positif di sejumlah sektor industri dalam negeri. Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta mengatakan, kajian KEIN menunjukkan bahwa pengaruh nilai tukar bisa positif ke beberapa sektor.

Pengaruh positif bisa ke sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, dan perikanan. Jadi, ini basis kita, ujar Arif dalam sebuah acara diskusi ekonomi berlokasi di Hotel Ibis, Jakarta, Rabu (26/9). Berdasarkan kajian itu, ada potensi sektor agribisnis menjadi tulang punggung atau backbone ekonomi Indonesia. Di sisi lain, ia mengatakan, di tengah tekanan nilai tukar rupiah, pemerintah perlu menghemat devisa dengan mendorong sejumlah sektor usaha menjadi substitusi impor.

Petrochemical harus dikembangkan. Sebab, lebih dari 50% kontribusi dari bahan baku itu datang dari basis minyak. Selama ini kita banyak impor. Kalau kita bisa membenahi bagian ini, maka kita telah berhehemat devisa dan akan berdampak langsung ke defisit transaksi berjalan (CAD) Indonesia,” ujar Arif.

Selain industri petrokimia, turunan industri baja juga perlu didorong. Pemerintah juga perlu berpihak ke pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan memberikan bunga pinjaman yang efisien dan favorable bagi semua jenis dan pelaku usaha. Langkah-langkah itu perlu dilakukan karena saat ini ada lima tantangan ekonomi yang menghadang Indonesia. Dari lima tantangan itu, tiga berasal dari eksternal dan dua dari domestik.

Tantangan dari luar adalah perang dagang, kenaikan Fed Fund Rate, dan kenaikan harga minyak. Sementara tantangan dari dalam negeri adalah disparitas pembangunan Jawa dan luar Jawa, termasuk ketenagakerjaan. Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah hingga hampir menyentuh Rp 15.000 per dollar AS, baru awalan. Sebab, bisa saja rupiah mengalami pelebahan lebih dalam lagi ke depannya. Sebab, langkah yang diambil pemerintah dalam menstabilkan ekonomi cenderung behind the curve. “Langkah Menkeu, Menko, dan menteri ekonomi lainnya behind the curve. BI saja yang ahead the curve,” ujarnya.

Inilah Penyebab Genset Rusak

Penyebab Genset Rusak

Genset merupakan alat penghasil tegangan listrik dengan bahan bakar bensin atau solar. Penggunaan genset saat ini semakin meningkat. Genset mempunyai mesin yang mampu menghasilkan energi untuk kebutuhan listrik. Seiring dengan penggunaan genset yang semakin lama, dapat menyebabkan genset mengalami kerusakan. Inilah penyebab genset rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik.

Genset pasti mengeluarkan tegangan sesuai dengan kapasitas genset tersebut. Jika ternyata tegangan yang keluar tidak sesuai dengan yang seharusnya, maka terjadi masalah pada genset tersebut. Bagi Anda yang tinggal di Makasar, Anda dapat mencari supplier genset makassar untuk menemukan genset yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan.

Faktor Penyebab Genset Mudah Rusak

  1. Terdapat masalah pada AVR

AVR mempunyai peran penting dalam genset. Jika AVR tersebut mengalami kendala atau masalah maka akan menyebabkan arus atau tegangan tidak keluar dengan baik. Jika tidak segera ditangani, maka AVR akan rusak dan genset tidak dapat mengeluarkan tegangan listrik.

  1. Terdapat masalah pada exciter

Penyebab genset rusak dapat terjadi pada bagian exciternya. Masalah tersebut muncul pada gulungan exciter atau pada rotor dan statornya. Kemungkinan kedua gulungan tersebut terjadi masalah sehingga tegangan tidak keluar. Jika terdapat masalah pada exciter, Anda harus mengeceknya dulu.

  1. Terdapat kabel yang rusak

Kabel menjadi perangkat penting yang harus selalu diperiksa. Kabel yang mengalami masalah seperti rusak atau terputus dapat menyebabkan tegangan tidak keluar dengan sempurna. Jika kabel tidak segera diganti, maka kabel lain akan mengalami kerusakan dan genset akhirnya down atau rusak.

  1. Mesin tidak beroperasi

Mesin genset dapat menjadi penyebab tegangan tidak keluar dengan baik. Jika terjadi masalah pada mesin, maka cara memperbaikinya dengan menghidupkan mesin penggerak genset dan pastikan putaran mesin genset tersebut sudah normal dengan kecepatan 1500 rpm. Jika kecepatan mesin tidak bisa mencapai normal, maka genset telah mengalami kerusakan.

Jika genset sudah bermasalah, harus segera ditangani dengan cepat agar kerusakan tersebut tidak melebar ke bagian yang lainya. Genset menggunakan bahan bakar bensin atau solar, sesuai dengan kapasitas genset tersebut. Bahan bakar genset yang paling sering digunakan adalah bensin. Bensin merupakan salah satu bahan bakar yang mudah ditemukan dan dapat dijadikan bahan bakar genset

Datsun GO + Terhalang Regulasi

Keunggulan dimensi 5+2 penumpang membuat GO+ Panca ‘kalah’ di beberapa sektor. Seperti fitur yang secukupnya. Atau peredam kabin yang cukup ‘merdu’ meneruskan suara hujan. Bisa diperbaiki, tapi risikonya harga jual melampaui bracket dan ia keluar dari gelanggang LCGC. Awal tahun 2015 Datsun memasang peredam tambahan di pintu. Dua bene­ t langsung didapat. Pertama tentu kesenyap an kabin sedikit lebih baik. Kedua, suara pintu ketika ditutup terasa lebih mantap. Begitu melihat, kami bingung, mana bedanya dengan versi lebih murah? Segala sisi ditelisik. Akhirnya menemukan perbedaan di bumper depan.

Tepatnya, area di bawah lubang udara bumper. Ya, Datsun menambah panel baru di situ guna mengubah pola desainnya. Kesan yang ditampilkan lebih mewah dan sporty. Apalagi dengan sentuhan lis krom tipis melebar. Selain rapi, juga membuatnya terlihat kian bergaya. Ubahan selanjutnya menyentuh bumper belakang. Bagian bawah yang polos diberi sentuhan body kit sealiran dengan bumper depan. Lekukan yang disajikan menjanjikan gaya lebih sporti dan dinamis. Tak lupa, sentuhan lis krom sebagai penanda sebagi pemuncak di keluarga GO+ Panca. Masuk ke dalam, sama.

Kami harus memperhatikan segala sisi untuk meya kini ubahan apa yang diberikan. Ternyata, GO+ Panca sudah memiliki airbags. Ya, airbags, karena hanya ada di lingkar kemudi. Selebihnya sama. Desain dasbor sederhana masih tidak berubah. Kabin belakang juga masih sama. Tetap dengan akomodasi cukup serta bangku baris ke-3 dengan kapasitas basa-basi. Lipat sandaran bangku baris ke-3, volume bagasi bertambah cukup banyak. Jangkauan tangan sopir ke panel-panel kontrol dapat dilakukan dengan baik. Asal jangan tombol po wer window penum pang saja. Untuk itu, pengemudi dengan postur tubuh seperti kami akan kesulitan. Termasuk jika harus mengatur spion luar kiri yang masih manual.

Sedikit catatan adalah busa alas jok yang menopang kaki kanan. Bentuknya yang menyudut ke atas dan kaku, menahan gerak kaki saat menekan pedal gas sehingga kurang rileks. Mesin tidak berubah. Masih unit 1.198 cc 3-silinder bertenaga 67 dk di 5.000 rpm dan torsi 104 Nm. Penerus daya ke roda depan adalah transmisi manual 5-speed. Sebelum mulai mengemudi, cobalah kenali dulu karakter mesin 3-silinder yang menggebu-gebu di putaran bawah tapi cepat kehabisan napas ketika melampaui 3.000 rpm.

Jangan menunda untuk menurunkan posisi gigi agar tidak kehabisan momentum. Lonjakan torsinya juga agak sulit dijinakkan. Momen melepaskan pedal kop ling dan menekan pe dal gas mesti pas agar tenaga tidak melonjak tiba-tiba. Rasio gigi 1 yang besar juga membuat Anda harus lekas naik gigi jika tidak mau mesinnya menjerit. Begitu terbiasa dengan karakter mesinnya, GO+ Panca adalah sahabat yang menyenangkan di jalan.

Bodi ringan dan pipih membuatnya terasa asyik saat manuver cepat. Lincah pindah jalur dengan gerakan setir ringan. Pun dengan bantingan suspensi nyaman untuk mobil seukurannya. Di tengah lesunya pa sar, munculnya tipe T-Sport adalah oase bagi penyuka GO+ Panca. Memang, tidak banyak berubah. Tapi, dengan harga ‘hanya’ sekitar Rp 115 juta, ia memiliki value memadai untuk bersaing.