Kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan, selama ini identik dengan lapangan terbangnya. Namun, jika kita mengulik wilayahnya, ternyata di daerah ini terdapat pusat penjualan kusen dan kayu bekas. Lokasi tepatnya berada di sepanjang Jalan Pondok Cabe Raya, Jakarta Selatan. Saat menyambangi sentra ini, RUMAH bertemu dengan Sumanto Jayus (31), salah seorang penjual kayu dan kusen bekas. Ia sudah berjualan di tempat ini sejak tahun 2002 silam.

Ia bersama teman-teman sekampungnya yang berasal dari Solo mendirikan lapak sederhana untuk berjualan kayu bekas bongkaran. “Awalnya buka kecil-kecilan, tapi tidak disangka ternyata banyak orang yang lebih suka pake kusen bekas untuk bangun rumahnya,” kata Jayus, begitu ia akrab disapa. Lama-kelamaan bisnis kayu dan kusen bekas di Pondok Cabe ini semakin berkembang. Kini, jumlahnya sudah lebih dari 10 penjual yang lokasinya tersebar di beberapa tempat.

Kayu dan kusen bekas di tempat ini biasanya didapatkan dari pembongkaran rumahrumah serta proyek bangunan tingkat tinggi, yang berasal dari Jakarta dan luar Jakarta. Jayus sendiri banyak mendatangkan kayu dan kusen bekasnya dari kawasan Nganjuk, Jawa Timur. “Kami sudah memiliki pengumpul kayu dan kusen bekas sendiri di daerah Nganjuk, jenisnya pun beragam, mulai dari kusen pintu, jendela, bouven light, hingga bekas furnitur,” kata Jayus. Sisanya, ia banyak mendatangkan kusen dari Karawang, Jawa Barat.

PEMBELI DARI BERBAGAI KALANGAN

Meski material yang dijual bekas, jangan kira yang beli ke sini hanyalah kalangan kelas bawah. Jayus bercerita bahwa orang-orang yang membeli kayu dan furnitur di sini banyak yang berasal dari kalangan kelas atas, bahkan beberapa artis ibu kota pernah memesan kusen dan furnitur kayu bekas darinya. “Jangan kira artis-artis selalu membeli barang baru yang mewah. Sekelas Ahmad Dhani saja, gebyoknya dari material bekas yang dipesan di sini,” kata Jayus sambil tertawa.

Soal harga, kusen bongkaran yang dijual di tempat ini berkisar Rp1,5 juta per lubang untuk kusen berbahan kayu jati. Sedangkan untuk kusen dari kayu kamper berkisar Rp400 ribu per lubang. Harga tersebut hanyalah harga standar untuk desain kusen yang minimalis. Untuk desain yang lebih klasik, harganya lebih mahal.

TERIMA JASA BONGKAR RUMAH

Selain menjual kayu dan kusen bekas, para pedagang di tempat ini juga menerima jasa pembongkaran rumah tua. Jadi, jika Anda memiliki rumah tua dan ingin membongkarnya, Anda bisa memanggil mereka untuk melakukan proses pembongkaran. Besarnya biaya yang dikenakan untuk pembongkaran, tergantung luas rumah yang dibongkar. Yang menarik, Anda juga bisa sekalian menjual kusennya ke mereka. Jadi, Anda tidak perlu capek-capek membongkar rumah tua, tetapi Anda mendapatkan uang dari barang bongkaran yang dijual ke mereka.

Bagi Anda yang memang tertarik menjual kusen atau kayukayu bekas yang tidak terpakai, penjual biasanya akan melihat kondisi kusen dan kayu yang Anda miliki terlebih dahulu. Setelah Kelihat fsiknWa, Kereka akan bernegosiasi untuk menentukan harga. Semakin mulus kusen atau furnitur kayu yang dijual, maka harganya semakin tinggi. Begitu juga dengan jenis material kayunya. Jenis kayu jati masih menjadi barang dengan harga yang mahal dibeli. Jadi, jika Anda tertarik untuk membeli atau menjual kusen bekas, datang saja ke sentra kusen bekas di Pondok Cabe.

Rumah perlu dilengkapi dengan sebuah genset sebagai sumber listrik cadangan. Untuk mendapatkan genset harga murah bisa membelinya di distributor resmi genset silent 750 kva di Malang. Salah satu distributor terpercaya di Malang adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan harga diskon dan garansi resmi.

Kategori: Rumah