Wanita bernama lengkap Sartika Kurniali ini dipercaya menjadi salah satu dari dua orang Indonesia yang diberi mandat untuk jadi duta Evernote. Selain menjabat sebagai duta Evernote di Indonesia, kesehariannya diisi dengan menjadi staf pengajar di Universitas Bina Nusantara (Binus University). Sartika juga sempat menulis sebuah buku berjudul “Mengingat Segalanya dengan Evernote” yang dirilis pada tahun 2013 silam.

Sartika juga rajin menulis dalam blog-nya yang beralamat di http://sartikakurniali.com. Blog miliknya juga sempat dinobatkan sebagai pemenang mingguan dari kompetisi Internet Sehat Blog Award pada minggu pertama Agustus 2009. Sartika sempat masuk ke dalam buku “Girls & Tech” karya Aulia Halimatussadiah (Ollie), yang membahas tentang perempuan dan teknologi. Untuk lebih mengenal Sartika Kurniali, Anda dapat membuka account Twitter miliknya di @SartikaKurniali.

(C) : Apa sih kesibukan Mbak Sartika saat ini?

(S) : Sekarang saya masih aktif menjadi staf pengajar di Binus University secara full time. Ada dua peran sih, sebagai dosen dan faculty member. Selain itu, saya juga aktif menjadi Duta Evernote untuk Indonesia.

C : Duta Evernote? Bisa diceritakan bagaimana sampai bisa dipercaya memegang posisi itu?

S : Saya tidak menyangka bisa dipercaya menjadi Dute Evernote di Indonesia. Awalnya, saya tertarik untuk membuat buku tentang Evernote. Ya, karena saya merasa aplikasi ini cukup berguna dan ramah platform. Akhirnya saya menghubungi pihak Evernote untuk meminta izin. Gayung bersambut, saya akhirnya diizinkan. Bahkan saya diundang untuk mengikuti Evernote Conference di kantor pusatnya. Di sana, saya sekaligus ditawarkan menjadi duta. Saya pun akhirnya tertarik dan mengemban tugas tersebut hingga sekarang.

C : Untuk kesehariannya, Mbak Sartika pakai gadget apa saja?

S : Untuk keseharian, saya pakai iPad 1st Gen, Samsung Galaxy Nexus, dan notebook. Namun, tergantung kondisi juga sih. Jika sedang di kantor, saya juga membawa pointer sendiri untuk mempermudah saat melakukan presentasi. Jadi tak perlu bolak-balik ke notebook untuk mengganti halaman presentasi.

C : Mbak Sartika kan masih menggunakan smartphone keluaran lama, Samsung Galaxy Nexus. Kenapa belum update smartphone?

S : Pertama memang karena masih sayang, tak suka terlalu cepat “membuang” barang. Selain itu juga karena ini (sambil menunjukkan smartphone-nya) adalah seri Nexus terakhir yang masih meletakkan kata “Google” di bagian belakangnya. Jadi, saya merasa Samsung Galaxy Nexus itu eksklusif.

C : Ada anggapan bahwa wanita tak terlalu peduli dengan software dan hanya mementingkan fungsionalitas?

S : Menurut saya sih tak melulu dari gender, ya. Mungkin memang karena semua orang hampir sama, ada yang mementingkan fungsi dan ada yang memang ingin berganti gadget.Bicara tentang update aplikasi, sekarang agak menyebalkan. Mengapa? Karena ada beberapa aplikasi yang hampir tiap minggu mengeluarkan update, agak merepotkan jadinya.

Kategori: Berita